Si - SilikonSilikon

Silikon umumnya digolongkan sebagai metaloid, dengan sifat di antara logam dan nonlogam. Zat padat yang keras dan rapuh ini memiliki kilap logam berwarna biru keabu-abuan. Silikon adalah unsur paling melimpah kedua di kerak Bumi setelah oksigen, tetapi terutama ditemukan dalam bentuk senyawa, bukan sebagai unsur murni. Senyawanya meliputi silika, atau silikon dioksida, yang terdapat dalam kuarsa, serta mineral silikat penyusun banyak batuan. Industri memperoleh silikon dengan memanaskan silika bersama karbon dalam tungku listrik, lalu memurnikannya lebih lanjut untuk keperluan elektronik. Silikon adalah semikonduktor: kemampuannya menghantarkan arus listrik dapat diatur dengan menambahkan sedikit unsur lain. Sifat ini membuatnya berguna dalam cip komputer dan sel surya. Senyawanya, silika, juga merupakan bahan utama kaca biasa.




Nomor atom14
Golongan tabel periodikIVA
Periode tabel periodik3
Massa28.0855
Nama LatinSilicium
Konfigurasi elektron
[] 3s² 3p²
Keadaan oksidasi-4, -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, 4

Unduh aplikasi Kimia untuk mengetahui lebih lanjut tentang unsur kimia ini.